Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
Texaspoker
Wigobet
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online

Eks gelandang Manchester United Michael Carrickmengungkapkan dirinya pernah hampir pindah ke Arsenal akan tetapi gagal gara-gara Cesc Fabregas.

Carrick adalah pemain didikan akademi West Ham. Ia mulai memperkuat Setan Merah pada tahun 2006.

Bersama United, Carrick berhasil meraih banyak gelar juara. Di antaranya adalah lima gelar Premier league dan satu gelar Liga Champions.

Carrick terus bermain bagi MU hingga ia akhirnya gantung sepatu setelah kompetisi musim 2017-18 berakhir. Sekarang ia beralih profesi menjadi asisten manajer bagi Jose Mourinho.

Kisah Arsenal

Akan tetapi kisah karirnya bisa saja berakhir berbeda jika ia dahulu bisa pindah ke Arsenal. Ya, Carrick memang sempat mendapat peluang untuk pindah ke tim yang dahulu dimanajeri oleh Arsene Wenger tersebut.

Hal itu diungkapkannya melalui autobiografinya. Carrick membeberkan ia nyaris pindah ke Arsenal pada tahun 2004 setelah West Ham memutuskan melegonya demi memperpanjang nafas klub kala itu.

Saat itu banyak klub yang tertarik untuk merekrutnya. Salah satunya adalah Portsmouth. Ia bahkan sudah bertemu dengan manajer klub tersebut Harry Redknapp. Namun kemudian ia tiba-tiba mendapat peluang untuk pindah ke Arsenal.

“Kemudian, dalam perjalanan pulang, kami mendapat panggilan telepon lain. Arsenal lagi, meminta kami untuk menemui Arsene. Ketika itu terjadi kami berkendara melewati rumahnya di London utara, jadi kami mengatur untuk menelepon di jalan. Dalam satu jam saya duduk di ruang depan rumah Arsene Wenger, saya mencubit diri saya sendiri, mungkinkah ini benar-benar terjadi? Arsenal! Bisakah saya benar-benar berada di ambang kepindahan untuk memperkuat tiim Invincibles yang baru saja melewati musim tanpa terkalahkan?” tulis Carrick.

“Kami berbicara selama hampir satu jam tentang sepakbola. Wenger dijadwalkan untuk mendampingi timnya di Community Shield pada akhir pekan tetapi ia menghabiskan waktu satu jam dengan saya, jadi pasti ia tertarik untuk merekrut saya?”

“‘Mari kita singkirkan Cardiff, dan kita akan melihat Senin’,” ucap Wenger ketika kami pergi. Segalanya bergerak begitu cepat, saya butuh beberapa menit untuk menjelaskan semuanya. Malam itu, saya duduk di dasar tempat tidur saya dan membicarakannya dengan Lisa, memperhitungkan semua kemungkinan melalui pikiran saya. Itu datang entah dari mana. Kepala saya berputar. Arsenal selalu finis baik di posisi pertama atau kedua di kompetisi,” tuturnya.

Kemunculan Fabregas

Akan tetapi kemudian muncullah seorang remaja yang saat itu masih berusia 17 tahun. Ia dimainkan oleh Wenger di laga Community Shield melawan Manchester United, menggantikan Patrick VIeira yang cedera.

Ternyata ia tampil menawan. Fans dan media pun memuji gelandang asal Spanyol tersebut. Ia pun akhirnya membuat Wenger mengurungkan niatnya untuk merekrut Carrick.

“Pada hari Minggu, saya berada di rumah di Theydon Bois, Epping, untuk menyaksikan Arsenal, tim saya, di Community Shield melawan Manchester United. Saya melihat seorang anak, Cesc Fabregas, baru berusia 17 tahun, jadi starter di posisi Vieira. Fabregas dengan sangat bagus tetapi saya tidak berpikir performanya itu akan berpengeruh signifikan. Saya duduk di rumah pada Minggu malam menunggu panggilan untuk mengatur detail dari hari berikutnya, Arsenal! Saya tidak bisa menunggu lagi!”

“Tapi saya menunggu, dan menunggu, dan panggilan itu tidak pernah datang. Keesokan harinya, saya harus pergi ke tempat latihan di West Ham sebagai gantinya dan, dalam perjalanan, David [Gold] menelepon untuk mengatakan ia mendapat telepon dari [David] Dein. David menyampaikan intisari pesannya, yang kira-kira, ‘Maafkan saya, manajer mengatakan kita tidak membutuhkan Michael. Fabregas akan dipromosikan seperti dirinya. Maaf, kesepakatannya dibatalkan.’ Penampilan Fabregas mengubah pikiran Wenger tentang membutuhkan saya,” tuturnya.

“Saya benar-benar hancur ketika hati saya sudah tertuju pada Arsenal dan bermain dengan semua bakat itu. Saya kecewa. Arsenal telah mempengaruhi saya dan saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan sekarang,” aku Carrick.

No comments yet... Be the first to leave a reply!